17 Agustus Nanti, Apa yang Harus Dirayakan?
Di bawah naungan langit Agustus yang kian memerah, bendera merah putih kembali dipasang serentak. Lorong-lorong kota dihiasi gapura warna-warni, panggung rakyat didirikan, dan sirine kemerdekaan bersiap digemakan. Namun, di balik riuhnya seremoni dan kepulan asap kembang api, sebuah pertanyaan tajam menembus ruang kesadaran kita: 17 Agustus nanti, apa sesungguhnya yang sedang kita rayakan? Apakah kita merayakan kemerdekaan yang sesungguhnya, atau sekadar merawat ilusi bahwa kita baik-baik saja? "Kemerdekaan bukan sekadar mengganti warna kulit para penguasa, melainkan meruntuhkan struktur kekuasaan yang merampas hak-hak rakyatnya." Hari ini, negeri yang digadang-gadang kaya ini menyaksikan tanah-tanah adat digusur atas nama investasi, suara kritis dibungkam oleh pasal-pasal karet, dan keadilan dijual ketengan di ruang-ruang sidang. Kita dipaksa menyaksikan pertunjukan di mana hukum tajam ke bawah namun tumpul pada mereka yang berkuasa. Rakyat diminta terus mengencangkan ikat ...